Nyabu, Anggota DPRD Selayar Diancam 5 Tahun Penjara

written by : selayar
14 November, 2013

Media rakyat,Kamis (29/10) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Selayar Irwan Arfa yang di tangkap karena menggunakan barang haram Narkoba ,sidangnya di gelar kamis 29 Oktober di Pengadilan Makassar bersama tiga rekannya,Benni Iskandar,Jumriani serta James ketiganya di dakwa melakukan perbuatan pidana dengan cara mengedarkan,menyimpan,menggunakan Narkoba jenis sabu-sabu.

Sidang yang mendudukan wakil rakyat dari selayar tersebut di pimpin oleh,Wayan SH,dan Andi Cakra SH sementara,Jaksa Penuntut Umum,A Hariani Ghalib SH salah satu Jaksa yang bertugas di Kejati Sul-Sel.
Dari beberapa saksi di antaranya dari satuan Narkoba Polda Sul-Sel menerangkan bahwa kedua terdakwa,Irwan Arfa dan Jumriani tetang kap di kamar 203 salah satu wisma (Wisma Kaisar) barang bukti berupa Narkoba Jenis Sabu sabu kurang dari 1 gram dan I buah alat penghisap( bom),2 buah alkohol serta almunium foil.

JPU A.Hariani Ghalib saat di temui mengkofirmasi tentang pasal yang di dakwaan,no coment sehingga ada kesan bahwa oknum jaksa tersebut di sinyalir sudah ada pembicaraan sebelumnya, pengamatan media ini,ketika usai persidangan terdakwa Irwan Arfa mendapat perlakuan istmewa dari oknum Jaksa di mana terdakwa lainnya, yaitu Beni,Jumriani,James sudah digiring masuk ruang tahanan Kejari Makassar,namun Irwan Arfa dan Jaksa Hariani SH dengan santainya ngobrol di dalam toko Adyaksa.pemandangan seperti ini memunculkan sinyal negatif tentang kinerja seorang Jaksa.

Sementara Ketua Majelis Hakim,Wayan SH mengatakan,” di jerat pasal 62 ayat 1dan 2,Undang Undang Physicotropika tahun 1997,”kalau soal ancaman hukuman, saya lupa silahkan aja ke Humas, nanti terjadi over labe ujar Wayan SH 
Sumber dari pihak kejaksaan Negeri Makassar bahwa terdakwa yang di jerat pasal 62 ayat 1dan 2 UU Physicotropika di ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.
Informasi yang di himpun bahwa terdakwa Irwan Arfa Anggota DPRD dua periode juga kerabat dekat dari Bupati Selayar di mana yang bersangkutan pernah mengintervesi kontraktor yang memenangkan proyek pengadaan tiang listrik Kabupaten Selayar, Jatah dari proyek tersebut untuk oknum anggota dewan senilai Rp.350 Juta.

Irwan Arfa yang diduga menerima uang tersebut saat di konfirmasi,di halau oknum Jaksa berinisial A.HG.
Benarkah ! Tuntutan yang akan di bacakan oleh JPU, A.Hariani Ghalib lebih ringan dari pada pasal yang sudah ditentukan, kita tunggu hasilnya. Liputan, Agus/Ijal

Sumber : Media Rakyat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *